Sebagian besar orang menginginkan gigi putih cerah secara alami agar lebih percaya diri saat tersenyum. Itu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan karena setiap orang bisa dengan mudah melakukannya.
Di tengah gempuran produk pemutih instan, banyak dari kita mencari solusi yang lebih aman, alami, dan, yang terpenting, permanen. Bukan hanya dapat bertahan beberapa hari saja, tapi kecerahan yang bertahan lama bahkan permanen. Apakah mungkin memutihkan gigi tanpa bahan kimia bisa dilakukan? Jawabannya: Sangat mungkin!
Mari kita cari tahu bersama-sama tentang cara memutihkan gigi secara alami dan permanen melalui artikel yang akan Opal bagikan pada saat ini.
Penyebab Gigi Tidak Bisa Berwarna Putih
Sebelum kita melangkah ke solusi, penting untuk memahami apa yang menjadi penyebab senyum Anda tidak sempurna karena gigi berwarna kuning. Artikel ini adalah kunci untuk menciptakan perubahan warna gigi yang cerah secara permanen dan alami.
Perubahan warna gigi dibagi menjadi dua kategori utama:
- Eksternal : Noda menempel di lapisan terluar (enamel), biasanya akibat konsumsi rutin kopi, teh, red wine, minuman bersoda, dan rokok.
- Internal : Perubahan warna yang berasal dari dalam gigi. Ini dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu (seperti tetrasiklin), trauma pada gigi, atau proses penuaan alami.
Selain itu, erosi enamel, di mana lapisan pelindung menipis karena asam, juga membuat lapisan dentin yang berwarna kekuningan di bawahnya menjadi lebih terlihat.
3 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami dan Permanen Paling Manjur
Pemutihan yang permanen adalah hasil dari kombinasi tiga poin ini: Pencegahan, Pembersihan Alami, dan Perubahan Gaya Hidup.
Poin ke 1 : Pencegahan Dengan Cara Membilas
Langkah pertama menuju senyum yang indah dengan gigi yang cerah adalah mencegah noda baru menempel.
Anda tidak perlu berhenti menikmati minuman atau makanan kesukaan Anda, namun ubah cara mengkonsumsinya. Gunakan sedotan untuk meminimalisasi kontak cairan berwarna dengan permukaan gigi. Setelah minum minuman berwarna atau memakan makanan yang berpotensi menodai (seperti saus tomat atau berry gelap), segera bilas mulut Anda dengan air putih untuk menetralisir asam dan membilas sisa pewarna.
Makanan dan minuman yang harus Anda hindari: Saus tomat, balsamic vinegar, dan buah sitrus juga dapat menyebabkan erosi enamel. Nikmati, tetapi jangan lupa sikat gigi 30 menit setelahnya atau setidaknya bilas.
Poin ke 2 : Menggunakan Bahan Alami
Inilah metode alami yang telah terbukti membantu mengangkat noda di permukaan gigi secara lembut. Gunakan bahan secara hati-hati dan tidak berlebihan!
1. Menggunakan Minyak Kelapa Murni
Oil pulling adalah tradisi kuno dari Ayurveda. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang dikenal memiliki sifat antimikroba. Saat di kumur di dalam mulut (swishing), minyak ini dapat 'menarik' dan mengikat bakteri serta kotoran penyebab noda tanpa mengikis enamel.
Cara Melakukannya: Ambil 1 sendok teh VCO. Kumur (dengan gerakan swishing yang ringan) selama 10-15 menit setiap pagi sebelum menyikat gigi. Buang minyak ke tempat sampah (bukan wastafel untuk menghindari penyumbatan).
2. Menggunakan Pasta Stroberi dan Baking Soda (Hanya Sesekali)
Peringatan Penting: Metode ini bersifat asam dan sedikit abrasif. Gunakan maksimal seminggu sekali dan hanya jika Anda tidak memiliki gigi sensitif. Stroberi mengandung asam malat, enzim yang secara alami dapat membantu melarutkan noda permukaan. Dikombinasikan dengan sedikit baking soda (sodium bikarbonat) sebagai abrasif lembut, ia dapat mengangkat noda.
Cara Melakukannya: Lumatkan 1 buah stroberi matang dan campurkan dengan sejumput kecil baking soda. Oleskan pada gigi, biarkan 5 menit, lalu sikat gigi hingga bersih dengan pasta gigi berfluoride.
3. Cuka Sari Apel (Apple Cider Vinegar - ACV)
ACV memiliki kemampuan membersihkan yang ringan. Selalu campurkan ACV dengan air! Campurkan 1 bagian ACV dengan 2 bagian air. Gunakan larutan ini sebagai mouthwash cepat (hanya beberapa detik) sebelum Anda menyikat gigi. Jangan biarkan terlalu lama karena sifatnya yang asam.
Poin ke 3 : Memutihkan Permanen Melalui Mengubah Gaya Hidup Sehat
Jika Anda menginginkan kecerahan yang permanen, Anda harus mengatasi sumber perubahan warna dari gaya hidup dan rutinitas Anda.
- Sikat Gigi yang Cermat: Pastikan Anda menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar. Pilih sikat gigi berbulu lembut dan ganti setiap 3-4 bulan. Menyikat terlalu keras bisa mengikis enamel, membuat dentin kekuningan terekspos.
- Flossing Tak Tergantikan: Plak dan sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi akan menguning dan mengeras (karang gigi). Flossing setiap hari adalah kunci untuk menghilangkan sumber noda di area yang sulit dijangkau.
- Hidrasi Maksimal: Air putih adalah pembersih alami terbaik. Minum air yang cukup membantu menjaga produksi air liur, yang berfungsi sebagai pembilas alami asam dan sisa makanan.
Kesimpulan
Meskipun metode alami sangat efektif untuk noda eksternal, terkadang perubahan warna berasal dari dalam atau telah menumpuk sangat lama.
Jika Anda menginginkan hasil yang cepat, terjamin aman, dan ditangani oleh ahli, kami di Opal Dental Indonesia memiliki solusi pemutihan profesional yang akan dilakukan oleh dokter gigi spesialis dan terbaik di kota jogja.
Tentu saja semua peralatan yang digunakan sangat professional dan menggunakan teknologi yang canggih.